Lando Norris menorehkan sejarah dengan menjadi juara Formula 1 2025, mengakhiri dominasi lama dan membawa perubahan besar di dunia balap jet darat.
Abu Dhabi, 14 Desember 2025 – Pebalap muda asal Inggris, Lando Norris, resmi menyabet gelar juara dunia Formula 1 musim 2025 setelah performa luar biasa sepanjang musim. Gelar ini bukan hanya menjadi pencapaian pribadi Norris, tapi juga sebuah titik balik bagi tim McLaren yang kembali menjuarai F1 setelah bertahun-tahun puasa gelar.
Dominasi Konsisten Sepanjang Musim
Norris memulai musim dengan cepat, meraih podium dan kemenangan di seri-seri awal. Dengan catatan konsisten di lintasan, ia berhasil mengumpulkan poin terbanyak di klasemen pembalap, mengungguli rival-rival kuat seperti Max Verstappen dan Charles Leclerc.
Kecepatan, ketenangan di bawah tekanan, serta kemampuan strategi menjadi kunci utama keberhasilannya. Di seri terakhir yang berlangsung di Abu Dhabi Grand Prix, Norris cukup finis di posisi yang aman untuk memastikan gelar juara dunia. (formula1.com)
McLaren Bangkit Kembali
Gelar juara ini sekaligus mengukuhkan kebangkitan McLaren setelah bertahun-tahun berjuang di tengah dominasi Mercedes, Red Bull, dan Ferrari. Tim asal Inggris ini berhasil menghadirkan mobil dengan performa kompetitif dan strategi balap yang cerdas.
CEO McLaren, Zak Brown, menyatakan, “Ini adalah momen bersejarah bagi McLaren dan Lando. Kerja keras semua tim membuahkan hasil gemilang.” (motorsport.com)
Reaksi Lando Norris dan Fans
Lando Norris menyatakan kegembiraannya secara emosional setelah memastikan gelar. “Ini adalah mimpi yang jadi kenyataan. Terima kasih kepada tim, keluarga, dan para fans yang selalu mendukung saya. Kami baru saja memulai babak baru dalam perjalanan ini,” kata Norris.
Fans Norris dan komunitas F1 merayakan pencapaian ini sebagai era baru dalam Formula 1, dengan munculnya bintang muda yang membawa angin segar dan persaingan semakin seru.
Masa Depan Formula 1
Gelar juara Norris diharapkan menjadi awal era baru persaingan di Formula 1, dengan McLaren kembali menjadi kekuatan utama. Persaingan musim depan diprediksi akan semakin panas dengan adanya talenta-talenta muda dan teknologi yang terus berkembang.