Gudang Ducati Dirampok, Polisi Kembali Temukan Suku Cadang

Polisi Italia berhasil mengungkap kasus pencurian suku cadang motor balap Ducati dari gudang pabrik Borgo Panigale, menemukan kembali barang curian senilai ratusan ribu euro, dan menangkap pelakunya. Artikel ini mengulas kronologi perampokan, hasil penyelidikan, nilai barang, serta respons pihak berwenang dengan sumber berita lengkap.


1. Kronologi Perampokan di Gudang Ducati Corse

Kasus pencurian ini bermula November 2025, ketika suku cadang motor balap dan berbagai aksesoris resmi hilang dari gudang pabrik Ducati Corse yang berada di Borgo Panigale, Bologna, Italia. Barang‑barang hilang ini termasuk part racing yang dipakai di kompetisi seperti MotoGP dan WorldSBK, menjadikannya target menarik bagi para pencuri karena nilai jualnya yang sangat tinggi di pasar gelap. Visordown+1


2. Penyidikan Polisi & Penemuan Barang Curian

Setelah melakukan penyelidikan intensif, Arma dei Carabinieri — polisi nasional Italia — mengidentifikasi seorang tersangka berusia 37 tahun berkebangsaan Rumania yang tinggal di Bologna dan pernah bekerja sebagai kontraktor eksternal di pabrik Ducati. Berkat pemantauan CCTV dan bukti lain, polisi mendapatkan surat perintah untuk melakukan penggeledahan di rumahnya. Visordown+1

Dalam penggeledahan itu, polisi menemukan kembali kembali suku cadang serta barang hasil pencurian yang berasal dari gudang Ducati. Semua barang bukti ini kini diamankan dan akan dikembalikan kepada pihak Ducati sebagai pemilik sah. Tersangka kemudian dilaporkan atas dugaan pencurian berat dan menerima barang curian sesuai hukum pidana Italia. Visordown+1


3. Jenis Komponen yang Ditemukan Polisi

Barang‑barang yang berhasil disita polisi bukan hanya suku cadang biasa, tetapi komponen berharga tinggi yang biasa dipakai di motor balap profesional. Di antara barang yang ditemukan terdapat:

  • Kaliper rem Brembo berkelas balap

  • Kit suspensi Ohlins performa tinggi

  • Beragam perlengkapan tim dan pembalap seperti kaus, topi, dan sarung tangan resmi tim balap Ducati
    Komponen ini punya nilai jual tinggi sekaligus nilai strategis tinggi bagi Ducati sebagai produsen motor balap. Visordown+1


4. Nilai Kerugian yang Tergolong Besar

Menurut estimasi pihak berwajib, keseluruhan barang yang dicuri memiliki nilai sekitar €200.000 (sekitar Rp3,9 miliar). Kerugian ini bukan sekadar soal nilai materil; hilangnya komponen vital seperti rem dan suspensi berpotensi mengganggu jadwal produksi dan pengembangan unit balap Ducati. Visordown+1


5. Motif dan Modus Pelaku

Penyidikan awal menunjukkan pelaku memanfaatkan aksesnya sebagai staf kontraktor di area pabrik Ducati untuk mengambil barang dari gudang. Karena ia mengerti tata letak fasilitas dan rutinitas gudang, tersangka dapat mengambil komponen curian tanpa langsung dicurigai staf lain. Barang‑barang itu kemudian dibawa dari pabrik menggunakan kendaraan yang sama dipakai pelaku saat berangkat kerja. Ligaolahraga.com


6. Respons Ducati dan Penanganan Lanjutan

Pihak Ducati sendiri hingga kini belum mengeluarkan pernyataan resmi soal insiden ini. Namun polisi akan mengembalikan semua suku cadang yang ditemukan kepada Ducati sebagai bukti sekaligus properti yang sah. Sementara itu, tersangka menghadapi proses hukum di Italia dengan ancaman hukuman pidana berat atas tuduhan pencurian dan kepemilikan barang curian. Visordown+1

Kasus ini juga memicu perhatian serius dari komunitas otomotif internasional, karena pencurian komponen balap terpadu seperti ini jarang terjadi dan menunjukkan tantangan keamanan yang dihadapi pabrikan besar motor balap di era modern. Visordown


7. Penutup

Ungkap kasus ini menjadi contoh nyata bahwa pencurian komponen bernilai tinggi tidak hanya terjadi pada motor utuh, tetapi juga pada spare part racing eksklusif. Upaya polisi Italia dalam menemukan kembali barang curian dan menangkap pelakunya menunjukkan efektivitas kerja penegak hukum dalam menindak kejahatan yang memanfaatkan akses internal di fasilitas industri besar semacam Ducati. Visordown