Skuad Awal Indonesia vs Myanmar, Zijlstra–Struick Jadi Tumpuan

Pertandingan krusial antara Timnas Indonesia U-22 melawan Myanmar U-22 di babak penyisihan grup SEA Games 2025 menjadi sorotan setelah diumumkannya skuad awal yang diandalkan. Pelatih Indra Sjafri memilih duet striker Jesse Zijlstra dan Hugo Struick sebagai tumpuan utama lini depan untuk membongkar pertahanan Myanmar yang dikenal rapat.


Skuad Awal dan Formasi Indonesia

Indonesia akan turun dengan formasi ofensif 4-3-3 yang mengandalkan kecepatan dan kreativitas di lini depan. Duo striker Zijlstra dan Struick diplot sebagai ujung tombak serangan, didukung oleh gelandang kreatif seperti Rafi Syarahil dan pemain sayap Ginanjar Pranata.

Kiper utama dipercayakan kepada Nadeo Argawinata yang berpengalaman menjaga gawang di kompetisi regional dan internasional. Barisan pertahanan diperkirakan akan dikawal oleh Rifqi Alfiansyah dan Dendy Sulistyawan guna mengantisipasi serangan balik Myanmar. (bola.com)


Fokus pada Duet Zijlstra dan Struick

Pelatih Indra Sjafri sangat percaya pada kemampuan Zijlstra dan Struick dalam mencetak gol dan membuka peluang. Keduanya memiliki gaya permainan yang komplementer: Zijlstra dengan kemampuan finishing tajam, sementara Struick dikenal lincah dan punya teknik tinggi di area penalti.

“Zijlstra dan Struick akan menjadi ujung tombak kami untuk menembus pertahanan Myanmar yang disiplin. Mereka harus tampil maksimal,” ujar Indra dalam konferensi pers jelang pertandingan. (sport.detik.com)


Tantangan dari Myanmar

Myanmar dikenal sebagai tim yang memiliki pertahanan solid dan gaya bermain fisik. Mereka juga memiliki penyerang cepat yang bisa memanfaatkan kesalahan pertahanan Indonesia. Oleh karena itu, lini belakang Indonesia harus tetap waspada dan kompak.

Pertandingan ini diprediksi akan berjalan ketat dengan tekanan tinggi dari kedua belah pihak, sehingga kesabaran dan efektivitas serangan menjadi kunci kemenangan. (cnnindonesia.com)


Harapan dan Strategi Indonesia

Indonesia bertekad mengamankan kemenangan besar untuk menjaga peluang lolos ke semifinal. Selain memaksimalkan kekuatan lini depan, Indra Sjafri juga menyiapkan strategi transisi cepat dan penguasaan bola yang baik untuk mengurangi peluang lawan.

Dukungan penuh dari suporter di stadion dan di rumah juga diharapkan menjadi motivasi ekstra bagi skuad muda ini. “Kami ingin membuktikan kalau Indonesia bisa bersaing di level tertinggi,” kata kapten tim. (tribunnews.com)


Kesimpulan

Skuad awal Indonesia yang mengandalkan duet maut Jesse Zijlstra dan Hugo Struick di lini depan menjadi senjata utama menghadapi Myanmar di SEA Games 2025. Dengan persiapan matang dan strategi jitu, Garuda Muda berharap bisa mengamankan tiga poin penting untuk melanjutkan perjuangan mereka di turnamen regional ini.